para kekhasih

February 14, 2009

Summer Breeze

Filed under: Uncategorized

Jakarta, Kabarindo- Credo Pictures mempersembahkan film terbarunya Summer Breeze garapan sutradara Allan Lunardi, yang mengangkat tema cinta dan keluarga sebagai inti cerita dari film ini. Dalam Summer Breeze, cerita yang disajikan bukan hanya cinta dua orang remaja tetapi hubungan antara kakak beradik, Ibu terhadap anaknya dan seorang ayah kepada kedua putranya.

Cerita yang bagus difilm ini yang scenarionya ditulis oleh penulis handal, Titien Wattimena, terasa kurang begitu kuat oleh karakter yang coba di bangun oleh Chelsea Olivia yang berperan sebagai “Reina” serta Mischa dan Marcell Chandrawinata yang berperan sebagai dua saudara kembar “Ares dan Orion” didalam film ini apa mungkin karena seringnya mereka bermain untuk serial tv?, sehingga kebawa di film ini. Menurut sang sutradara demi untuk mendapatkan “realisti approach” yang ada dalam novel, settingan dibuat sederhana. Terlepas dari itu semua film Summer breeze berjalan cukup mengasikkan, serta pesan yang terdapat dalam film ini cukup tersampaikan yang juga menyelipkan masalah penyakit Disleksia pada anak.

Pemutaran film Summer Breeze dan konferensi pers yang diadakan di Planet Hollywood Jakarta. pada tanggal 4 Mei dihadiri para pemeran difilm ini kecuali yang tak terlihat Mathias Muchus yang tak tampak diantara pendukung film Summer Breeze yang juga dihadiri oleh Addie MS selaku Music Director di film ini. Film Summer Breeze direncanakan akan rilis di bioskop pada tanggal 14 Mei 2008.

Sinopsis; Ares, Orion dan Reina bersahabat sejak kecil. Mereka selalu bermain bersama di komplek rumah mereka. Ada suatu hari Reina meminta Ares dan Orion untuk menulis apa yang mereka inginkan begitu besar nanti. Selesai mereka menulis, Reina memasukknan tiga lembar kertas itu ke dalam sebuah kaleng berbentuk hati. Reina lalu menguburkan kaleng di dalam tanah dekat sebuah pohan di sudut taman mereka. Reina membuat kesepakatan untuk menggali dan membuka kaleng itu sepuluh tahun lagi. Ares dan Orion tampak bingung dan Reina pun diam tanpa penjelasan. Ares bertanya apakah sepuluh tahun lagi mereka masih bermain bersama? Orion menjawab dengan pasti, “kita akan selalu main bersama”. Reina mengangguk dan tersenyum.

Dua belas tahun berlalu, Ares dan Orion telah tumbuh menjadi dua anak muda yang sedang duduk di bangku kuliah. Namun tampak perbedaan yang sangt ekstrim dalam diri dua anak kembar itu. Ares menjadi mahasiswa yang menekuni bidang musik sebagai mata kuliahnya. Sedangkan Orion memilih fakultas teknik dan menekuni bidang arsitektur.

Bukan hanya itu perbedaan mereka. Orion tumbuh menjadi seorang anak yang periang, serius dalam belajar, berprestasi baik dalam pelajarannya ataupun hobinya, bermain basket. Ares tumbuh menjadi seorang pencinta musik dan seorang pemuda yamg pendiam. Sifat Ares juga bertolak belakang dengan sifat Orion yang seorang anak yang ramah, sedangkan Ares adalah anak yang pemarah. Ares selalu marah, sinis, memusuhi Orion dan juga Ridwan (Mathias Muchus) papa mereka. Kecuali mama mereka Siska (Ira Wibowo). Hanya kepada Siska Ares bisa berkata manis dan tersenyum dan hanya Siska yang mengetahui sisi lembut dari sifat Ares.

Konflik pun terjadi diantara Ares yang ternyata mengidap penyakit disleksia dengan papanya dan Ares dengan saudara kembarnya Orion. Ditambah kemunculan Reina di hari ulang tahun mereka setelah dua belas tahun kepergiannya keluar negri, semakin membuat perasaan Ares kecewa terhadap Reina yang telah meniggalkannya diwaktu kecil. Yang ternyata Reina dari kecil telah menyukai Ares. Orion pun diam-diam menaruh hati pada Reina. Bagaimana akhir dari cerita ini saksikan penayangannya di bioskop tanah air.

August 12, 2008

Hello world!

Filed under: Uncategorized

Welcome to your new blog. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

An email has been sent to you giving you details of how to log in to the administration section. From there you can change the design by clicking on the tab MANAGE and then click on the tab THEMES. If you have any questions, ask them in the forums — we are only too willing to help.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer